Jatuh Tertimpa Tangga

Wisma keuskupan, 3 Desember 2008

 

Lelaki misterius mengambil Rp. 500 dari Paijo, yang mengabaikan kepercayaan tuannya. Dia menyerahkan Rp. 500 kepada Pencong, yang mampu mengembangkan modalnya dari Rp. 5.000.000 menjadi Rp. 5.000.000.000. Paijo sudah kere semakin kere, Pencong sudah kaya semakin kaya.

 

Berapakah total kekayaan kita sekarang? Kalaulah total kekayaan kita US 5.000.000.000, apakah kita rela membagikan US 3.000.000.000 kepada Paijo untuk dikembangkbiakkan? Apakah kita berani mempercayakan kepada orang yang tidak bertanggungjawab? Kalau anda tidak rela, maka apa sikap kita? Cari dong Pencong lain! He he …

 

Romo tidak yakin bahwa pencong mempercayakan kepada Acong untuk mengembangkan uangnya dengan bermain saham di BEI sehingga indeks bisa melonjak naik.

 

Yang mempunyai uang banyak akan ditambah lebih banyak, yang mempunyai sedikit akan diambil semua dan diberikan kepada yang punya uang melimpah. Yang terpuruk semakin terpuruk, yang menanjak semakin menanjak. Yang merah semakin berdarah, yang hijau semakin ijo royo-royo. Dengan perkataan lain Indeks BEI tertanggal 4 Desember 2008 adalah merah. Kecuali Petruk bermain gerobak-gerobakan.

 

Nikmat Anggur Murni

wisma keuskupan, 2 Desember 2008

 

Keluarga Acong sedang mengadakan pesta pernikahan Liong Pen. Isteri Liong Pen berasal dari keturunan ningrat. Para tamu undangan juga para ningrat dan borjuis. Jamuan makan malam mereka sungguh istimewa. Aneka masakan berkelas internasional dari berbagai negara disajikan. Aneka macam buah dari berbagai negara juga tersedia. Anggur tua ternama juga menghiasi di sudut-sudut masing-masing meja para tamu.

 

Kacung Acong kelabakan melihat para borjuis dan para ningrat kuat minum. 1 orang menenggak 1 botol anggur belum memabukkan mereka. Persediaan anggur tidak mencukupi untuk para tamu. Mereka kelabakan mengatasi situasi. Keadaan genting mendorong mereka untuk datang kepada wanita saleh. Wanita saleh itu berpesan kepada kacung itu, “Dengarkanlah dengan baik dan lakukanlah perintah lelaki gondrong berjambang!”

 

Lelaki gondrong itu meminta si Kacung. “Penuhilah botol-botol wine yang kosong dengan air putih!”

 

Si Kacung mengisi 1000 botol wine.

 

“Silahkan disajikan wine tersebut kepada para tamu!”

 

Si Kacung menaruh di setiap sudut meja. Para priyayi dan para borjuis segera menuangkan setetes demi setetes anggur ke dalam gelas. Engli berujar,”Anggur tua dan berkelas baru disajikan di larut malam? Biasa anggur kelas wahit disajikan diawal pesta.”

 

Para tamu terkagum-kagum dan keluarga Acong bergembira mengecap kebahagiaan. Semoga kita dari waktu ke waktu juga bisa mengecap anggur manis di BEI 3 Desember 2008.

 

 

 

 

Kaya Raya

Wisma, 30 November 2008

 

Allah menghendaki kita kaya dalam segala hikmat, pengetahuan, kekayaan, dan segala hal maka dia menganugerahi kita macam-macam karunia, bakat, pengetahuan, hikmat dalam hidup. Bilamana sekarang kita berada pada posisi bodoh, miskin maka kita perlu menyadari keberadaannya dan menggali potensi di dalam diri. Kebiasaan sulit menjadi orang bodoh dan miskin sulit diubah menjadi pandai dan kaya. Namun demikian kita harus memiliki keyakinan bahwa Allah mampu membentuk kita terarah pada suatu kesempurnaan hidup. Proses pembentukan dari bodoh menjadi pandai, dari miskin menjadi kaya sungguh terkadang memerlukan proses yang panjang. Proses tersebut terkadang terasa menyakitkan. Apakah kita siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, apabila Dia sudah mulai membentuk kita?

 

Jadi sekarang saatnyakah peralihan hidup yang kere menjadi kaya, bodoh menjadi pandai? Inilah situasi indeks hari senin, 1 Desember 2008.

 

Siapa yang mengerti hendaklah ia mengerti. Siapa yang bertelinga hendaklah ia mendengar. Siapa yang mempunyai mata hendaklah ia melihat.

 

 

 

 

Menggapai Kesempurnaan

Wisma, 27 November 2008

 

Paijan berumur 17 tahun. dia datang kepada Guru kebijaksanaan berumur 33 tahun. Ia bertanya kepada sang guru, “Apa kunci memasuki sorga?”

 

Guru kebijaksanaan itu menjawab,”hafal dan jalani 10 perintah Allah. Pelajari semua kebijaksanaan di muka bumi ini!”

 

Pemuda itu menjawab dengan semangat, “Semua perintah guru sudah dihafal!”

 

“Pemuda jenius. Sungguhkah engkau menginginkan kesempurnaan hidup di dunia dan di akhirat?”

 

“Weleh, guru … guru. Apakah saya tadi dagelan?”

 

“he he … kau masih ingusan. Pikiranmu masih menjadi tarik menarik berbagai keinginan. Bilamana engkau mau sempurna, juallah segala milikkmu. Bagikan uang hasil dagang kepada orang-orang miskin, menderita di kolong jagat ini.”

 

“Waduh, guru! Lha kok itu permintaanmu sih? Apakah tidak ada yang lain, yang lebih enteng?”

 

“Anak muda suka yang enteng, sedangkan orang bijak suka yang berat. Bilamana pemuda hanya mau memikul yang enteng, maka hasil pikulan juga enteng. Sebaliknya jika pikulan berat, maka hadiah juga besar.”

 

“Lha saham saya masih nyangkut banyak. Saya beli BUMI di posisi Rp. 8000. Masakan sekarang disuruh melepas BUMI di posisi 960? Sebentar lagi khan ada pihak asing mau membeli BUMI! Lagian rugilah menjual harta karun dan membagi-bagikan kepada orang-orang menderita. Orang menderita itu khan ulah dari dirinya sendiri. Biarlah dia memikul ulahnya!”

 

“Anak muda, anak muda … lebih mudah gajah masuk ke pintu rumah, daripada manusia yang serakah.”

 

Pemuda itu tercengang mendengar penuturan guru kebijaksanaan. Dia garuk kepala dan melangkahkan kaki meninggalkan sang guru. Bye guru… jalanku dan jalan-Mu berbeda.

Gondal-gandul

 

Wisma,, 24 November 2008

Siong eng senin, menerawang ke langit. Ia menjawab pertanyaan Ceng li tentang keadaan 24 November 2008, “Ia memberi makan kepada orang yang lapar. Ia memberi minum kepada orang yang haus. Ia mengobati orang sakit. Ia mengunjungi orang di dalam penjara. Ia menghibur orang sedih. Ia memberikan pakaian kepada orang telanjang. Ia membimbing orang-orang bingung. Ia menenangkan hati gundah.”

 

Kita terkategori sebagai Ia atau orang lapar, haus, telanjang, sakit, dipenjara? Kita bagaikan bandul di pendulum, kadang menjadi Ia dan kadang menjadi si lapar. Kadang Menjadi si sakit, kadang menjadi Ia. Bandul gondal gandul bergoyang tidak tetap.

gondal-gandul4

Gondal-gandul membuat situasi semakin nyata bahwa semakin banyak orang lapar, haus, menderita, sakit, tak mempunyai tempat tinggal, dll. Hari ini ada orang yang sok menjadi gembala (Ia), agar orang-orang menderita itu simpati kepadanya, dan bandul bergerak maju. Namun demikian yang namanya serigala berbulu domba tetap saja tampak yang sejatinya. seiring dengan itu bandul mundur.  

 

Pesta Pora bersama Semut

Wisma keuskupan, 19 November 2008

 

Wely mengantar 3 buah mangga, 5 potong kue lapis legit, 2 buah batray panasonik, 1 earphone jam 12.25 wib 18 November 2008. Mintuno menghidangkan 1 kg jeruk, 1 kg anggur hitam, dan 1 liter aqua. Cialongew mempersilahkan pastor menyantap 1 mangkok daging kera, 1 mangkok daging babi, 1 pisang raja dan 2 bolesa ukuran gelas kecil. Selesai Ekaristi di susteran Jalan Melintas 40 Pangkalpinang, seorang suster menawari,”Mari makan pastor!”

 

Di saat duduk di toilet terlihat sekerat kue keju dan 3 sendok cocoa di sudut kamar untuk semut-semut. Tiap waktu nuansa pesta kelimpahan kegembiraan kelimpahan memancar memenuhi seluruh ruangan. Ribuan semut kenyang dengan rejeki sekerat roti keju dan 3 sendok makan. Semut-semut itu makan terbatas di wilayah yang diberikan oleh romo.

 

Banyak umat bermurah hati berbagi rejeki kepada romo. Romo bermurah hati kepada ribuan semut di dalam kamar dan seluruh pemberian dibagi ke seluruh penghuni keuskupan Pangkalpinang. Kita bahagia memberi ruang kepada orang lain yang akan memberi sesuatu kepada kita. Kita bahagia bisa membagi sekerat keju dan cocoa kepada ribuan semut serta seluruh penghuni keuskupan.

 

Umat seringkali diidentikkan dengan Gereja. Gereja secara fisik merupakan tempat beribadah, namun demikian umat sering juga dimengeri sebagai gereja / bait Allah, tempat roh Allah bersemayam. Allah memberi rejeki melimpah di dalam diri umat yang bermental kelimpahan dan murah hati. Aura murah hati Allah menyadarkan kepada kita juga untuk bermurah hati kepada segala makluk hidup , yang tampak dan yang tak tampak.

 

Banyak cara dan jalan Allah memelihara hidup dan memberi rejeki secukupnya hari ini.

 

“Kalau begitu tidak tertutup kemungkinan bahwa rejeki itu berasal dari BEI? Apakah Dia masih memberikan rejeki di dalam kondisi BEI, yang sedang memprihatinkan? Apakah tidak justru mengundang resiko kerugian dalam situasi sekarang ini?”

 

Banyak orang memberi kepada pendeta itu. Pendeta itu memberikan kepada ribuan semut dan sesame. Sangat mungkin bahwa banyak orang membuang sahamnya, beberapa orang menampung, dan memberikan lagi ke orang lain. Jumlah orang yang memberi = membuang lebih banyak daripada yang menerima. Apa akibatnya jikamana hal tersebut terjadi?

 

Demikian juga banyak orang yang memiliki makanan = saham diberikan kepada romo. Makanan romo diberikan kepada ribuan semut dan banyak orang. Apakah akibatnya jika banyak orang menjual saham? Apa dampaknya jika 1 orang yang memiliki banyak makanan tersebut menjual ke pasar dan semut semut kecil serta banyak orang memakannya kembali?

Pertanyaan, siapakah yang melepaskan saham? Siapakah yang mempunyai banyak saham dan melepaskan? siapakah yang menjadi semut-semut (makan remah-remah)?

Beginilah situasi indeks hari ini 19 November 2008. Sangat mungkin terjadi gap down lagi. Walaupun terjadi lonjakan naik (gap up), tetapi situasi tetap tidak kuat untuk terbang ke langit.  

Yang mempunyai telinga hendaknya ia mendengar. yang mempunyai mata, hendaklah ia melihat. yang mempunyai pengecap, hendaklah dia kecap. yang mempunyai penciuman, hendaklah ia mengendus situasi ini. Mintalah rahmat bagi yang belum memahami, berbahagialah yang mengerti.

 

Makan Duren Busuk

Wisma keuskupan Pangkalpinang, 13 November 2008

 

Ningsih Kristanto (11/6/2008 9:32:13 PM): romo mana ya kita nunggu wejangannya nih

 

ag hadi (11/6/2008 9:32:31 PM): sila romo ….

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:35:16 PM): tadi siang jam 1315 wib .. 2 keluarga menungdang pastor untuk makan durian ..

 

inderawatie hardja (11/6/2008 9:35:44 PM): asyikkkkkkkkk

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:35:51 PM): sesampai di rumah itu, terdapat 3 motor ..

 

ag hadi (11/6/2008 9:35:51 PM): mau dong…

 

2 anak kecil dan 2 ibu ..  di dalam tampak 2 cermin berhadapan di samping kanan dan kiri ruangan, 2 heksos di atas cermin bagian kiri. di atas meja terletak durian. durian tersebut berjumlah 7 buah .. angka 7 adalah angka sempurna untuk orang tertentu. Pastor pulang dari rumah itu jam 2 .. 

puci-duren2

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:36:56 PM): saya menyimak romo. 1315…….2…..2……2….7

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:38:27 PM): kami duduk di lantai .. durian sudah dibelah .. 7 durian dimakan oleh 2 orang, pastor dengan 1 anak kelas 2 sd dari 7 buah, 2 yang mentah …

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:39:25 PM): 7….2…..1…..2

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:39:39 PM): sejauh pengecapan pastor hanya 2 yang enak di lidah pastor. Dari 5 buah yang masak, hanya ada 2 yang elok.  Di rumah saya tidur dari pukul 15.00 wib – 17.00 wib = 2 jam. pukul 1715 wib di luar sudah menunggu klien .. yang mengerjakan tugas ..

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:40:50 PM): walau sering baca illustrasi romo, tetap aja saya belum mudheng. 2 lagi. Artinya……2 hari ke depan kita masih kelabu.

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:41:25 PM): saya menemani tamu dari pukul 1715 wib sampai dengan pukul 19.15 wib wib = 2 jam. 7 menit menjelang selesai terapy, datanglah sepasang suami isteri untuk mengantar piala. 7 menit sebelum selesai terapy perut sakit. Mungkin sakit perut karena durian.

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:42:20 PM): wah…7 lagi.  700 romo ?

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:42:36 PM): begitulah situasi saham ke depan selama 7 hari .. dan besok pagi.

 

ag hadi (11/6/2008 9:42:50 PM): lha saya ndak mudheng…..

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:42:52 PM): ooh 7 hari……

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:42:56 PM): tampaknya 5 durian itu bagus. Tetapi setelah durian tersebut dimakan, dia menyebabkan sakit perut.  Situasi secara keselurhan saham besok juga buruk, banyak yang minus …

 

Ningsih Kristanto (11/6/2008 9:43:07 PM): bu ev g mudheng ne aku kelenger bu g ngerti

 

Aris Chandra (11/6/2008 9:43:35 PM): banyak yang fundamentalnya bagus tapi tetep aja jeblok & bikin sakit peyut

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:43:42 PM): romo dibisikin oleh yang di atas melalui kejadian sehari2

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:43:46 PM): iya Aris,  kau pinter ya.  Kemungkinan ada 5 saham yang tampak bagus. Dari kelima durian masih ada 2 durian yang paling bagus. 5 saham tampak bagus, tapi dari ke-5 saham hanya 2 saham yang bagus. Namun demikian keseluruhan saham membuat perut sakit (cemas) pemakan saham. Apakah anda bisa menemukan itu?

 

evelyne harsosuwignjo (11/6/2008 9:44:36 PM): tadi pharmasi yang diangkat. Ah rasanya hua nih yang tahu.

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:45:01 PM): begitu anda salah mengambil yg 3 , perut bisa sakit (kita sakit). kalau mau melacak 2 dari banyak saham yang ada maka pastor perlu waktu. Situasi indeks berlaku selama 7 hari, hanya 2 hari yang sangat mungkin bisa mengambil air dari laut dan menuangkannya. 5 durian yg dimakan mau menyampaikan bahwa 5 hari lagi di selasa 11 -11-2008 (11=1+1=2) kita berjumpa untuk melihat 7 hari kedepan.

 

Aris Chandra (11/6/2008 9:46:23 PM): take your time romo, kita nunggu

 

surodrono_bin (11/6/2008 9:46:36 PM): begitu saja masukan dari pastor .. selamat berjumpa besok jam 9 wib. berlimpah terimakasih kepada Mas hadi, ans, aris, azimat, dars, kak evelyn, bu inge, jp darma, lia, patris, ningsih, saras, suryadi, tedy, tom tan .. Sekiranya kurang berkenan di hati mohon dimaafkan. Semoga anda menemukan durian yg betul enak,  bukan justru membuat mules / sakit. Salam dari keuskupan jalan Batu Kadera XXI N0 545 A Pangkalpinang.

 

Ningsih Kristanto (11/6/2008 9:46:42 PM): iya selama apapun kita mau nunggu kok.

 

inderawatie hardja (11/6/2008 9:47:27 PM): ok romo,thx.

 

ag hadi (11/6/2008 9:47:38 PM): oke romo . thanks

 

Anastasia (11/6/2008 9:48:16 PM): thks romo..

 

Ningsih Kristanto (11/6/2008 9:48:56 PM): we love you romo

 

Aris Chandra (11/6/2008 9:49:06 PM): btw avatarnya romo sekarang gambar belah duren.

Bermurah Hati seperti Allah

 

Wisma , 13 November 2008

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:07:30 PM): Berpijak dari inspirasi dari mas Yudi dari Lampung, adalah bahwa besok pagi saham cenderung turun, indeks bisa turun ..

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:08:07 PM): kalau romo mengatakan sampai tgl 11 nopember, index mungkin akan ada di 12xx. sayang, gema tidak ada……

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:08:18 PM): namun demikian sebagai orang yang percaya kepada Tuhan , siapa tahu ada yang jago MEMILIH BEBERAPA SAHAM YANG BISA GAP UP , DAN MUNGKIN TETAP BERTAHAN … justru rekan rekan mungkin sekiranya bisa sumbang saran yakni menangkap harapan itu, coba dibagikan ..  anda yang bermurah hati, Allah pasti bermurah hati kepada anda.

 

ag hadi (11/5/2008 10:09:47 PM): romo boleh saya nanya?

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:10:06 PM): silahkan … kita saling memperkaya satu sama lain.

 

ag hadi (11/5/2008 10:10:18 PM): apakah romo belajar TA?

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:10:29 PM): tidak sama sekali.

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:10:48 PM): romo mendalami NLP

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:10:58 PM): betul kata kak evelyn ..

 

Felicia (thata) (11/5/2008 10:11:13 PM): NLp apa tuh bunda?

 

ag hadi (11/5/2008 10:11:15 PM): apakah NLP bisa diterapkan untuk analisa saham ya?

 

Lia santoso (11/5/2008 10:11:15 PM): NLP apa ?

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:11:43 PM): neuro linguistic programming >>>>>>>>>>> baca di blognya romo.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:12:10 PM): sulit menjawab ini…. karena sebelum belajar NLP, pastor sudah sangat mahir mencari sumber mata air, timah, dan pengusaha besar memakai saya untuk mencek sumber batu bara, dan puluhan tahun terbukti berguna untuk mencek kesehatan dengan mendengarkan suara, menyentuh tubuh, memandang, dan sebagainya.

 

ag hadi (11/5/2008 10:12:40 PM): nah berarti apakah bukan NLP ya? karena karunia ….

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:12:55 PM): berpijak dari pengalaman bahwa kemurnian hati, yang bersatu dengan yang ilahi bisa dipakai untuk hal tersebut di atas .. maka pastor menguji coba untuk membaca indeks … sebelum belajar NLP ..

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:13:06 PM): jadi punya talenta dulu…dilengkapi dengan NLP…….menjadi makin…..jelas.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:13:19 PM): begitu bijak jawaban kak evelyn

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:13:53 PM): banyak terapy di blog dan ratusan jenis terapy tidak didapat waktu training NLP.

 

Magda P (11/5/2008 10:14:23 PM): NLP singkatan dari neuro linguistic program.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:14:24 PM): kalau tak salah pastor pernah memberi masukan ke mas hadi .. pastor muat di blog dg judul tip membaca indeks. Silahkan baca tulisan berjudul tips-tips membaca indeks di www.titusbudiyanto.wordpress.com

 

ag hadi (11/5/2008 10:14:33 PM): iya

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:14:46 PM): pada Daniel.

 

ag hadi (11/5/2008 10:14:50 PM): akal saya masih belum bisa menerima romo.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:15:06 PM): pastor blas gak pernah ikut training untuk membaca TA atau yang lagi. Melihat buku TA saja belum pernah. Bukunya gak ada toh. buka di goegle untuk mencari TA aja gak pernah.

 

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:15:15 PM): pasti mata kanan hadi lebih gede daripada mata kirinya, hehehheee.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:15:31 PM): makasih kak evlyn koreksinya .. Mas Daniel pernah menanyakan hal yang engkau tanyakan kepada pastor. Pengalaman pastor ketika ada ambisi, hati gak jernih lagi mas hadi .. maka pastor lepas bebas betul atas saham ..

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:15:47 PM): coba hadi, lihat deh.

 

Fery Susanto (11/5/2008 10:16:02 PM): jadi pastor ikut main saham ya skrg?

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:16:34 PM): tidak fery.

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:16:43 PM): kalau pastor main saham, maka menjadi keruh hati ini .. karena ada ambisi … hati harus betul jernih .. murni .. dekat dengan yang ilahi ..

 

evelyne harsosuwignjo (11/5/2008 10:16:45 PM): romo hanya membantu kita2 tanpa pamrih……

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:16:53 PM): makasih kak evelyn  atas pengertian kak evelyn .. membantu kita ketika putus asa dan kehilangan arah. romo guiding kita….. spt bintang yang memimpin orang majus yaa romo ?!

 

ag hadi (11/5/2008 10:17:52 PM): waktu nyangkut berat

 

juswan setyawan (11/5/2008 10:18:10 PM): Enak aja mau gratisan terus. Mbok ya Romo Titus jangan diharapkan gratisan terus. Tetapi yang nembus ngasih. consultation fee kek 1% atau apa buat perkembangan sosial di bidang kerjaan formalnya. Gitchu loo..

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:19:02 PM): maaf .. kebahagiaan pastor ,.. adalah anda bahagia .. Allah membuka kran gratis … dari atas… maka kran dibuka gratis juga .. ketika saya mengutip , maka kran nanti tertutup dari atas ..

 

dars_b iskandar (11/5/2008 10:21:26 PM): maxudnya apa y ?

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:21:46 PM): adalah kehormatan bila rekan rekan cukup berfikir positif ..dan bahagia …

 

dars_b iskandar (11/5/2008 10:22:12 PM): duhh, ga ngerti nih pak…hehehe

 

surodrono_bin (11/5/2008 10:22:16 PM): ada tawaran kah untuk beberapa saham yang mempunyai peluang utk diambil besok?

 

Ningsih Kristanto (11/5/2008 10:22:27 PM): ayo yg ngomong duluan realisasikan dong.

 

juswan setyawan (11/5/2008 10:22:55 PM): Gak ngerti? Romo gak boleh ngutip. Tapi kalau ada yang nyumbang maka dapat dimanfaatkan buat aksi sosial.

 

ag hadi (11/5/2008 10:22:57 PM): besok libur ….

 

Ningsih Kristanto (11/5/2008 10:23:36 PM): ya intinya klo mau memberi tangan kanan tangan kiri g harus tahu. romo tidak pernah pasang tarif atau apapun namanya jadi ya hargai dong

 

dars_b iskandar (11/5/2008 10:24:01 PM): yeee, dimana2 kalo memberi tangan kanan, yg kiri ga boleh tau kali..

 

Rekan rekan yang baik … semoga anda semua bahagia dengan berbuat baik kepada Tuhan, sesama dan keluarga anda. Allah memberi dengan Cuma-Cuma, kita memberikan segala dengan Cuma Cuma. Berkat rahmat Tuhan, kita selamat lahir batin dan dunia dan akhirat. Besok semoga masih dipertemukan kembali. Terimakasih waktu anda untuk evaluasi hari ini. Semoga besok langkah kita semakin baik. Salam dari bangka.

 

Hidup adalah Fana

 

2 November 2008, jam 1835 wib, keuskupan pangkalpinang , Jalan Batu Kadera XXI N0 545 A Pangkalpinang

 

Romo Gandung, petrus sunarto dalam kotbah misa arwah di pekuburan katolik Jalan koba Pangkalpinang berbicara tentang kematian di hadapan ratusan umat yang hadir dari berbagai penjuru dunia. Permenungan diawali dengan pertanyaan kalau anda di tengah-tengah pekuburan, apa yang kita pikirkan? Kita disadarkan bahwa semua manusia suatu saat pasti mati. Tua muda, cantik jelek, kaya miskin, besar kecil, pejabat rakyat biasa, adalah manusia yang pasti akan mati. Jabatan, kekayaan, kehormatan, kedudukan, benda-benda inderawi bersifat fana dan sementara. Namun kita meyakini bahwa ada kebangkitan orang-orang mati. Kematian bukanlah titik akhir, tetapi awal kehidupan baru di dalam Tuhan. Sekiranya Tuhan memanggil kita, apakah kita sudah siap untuk bertemu dengannya? Bagaimanakah persiapan kita menghadapi kematian? Apakah kita penuh hojatan, makian seperi penjahat yang di salib Yesus  di samping Yesus? Atau kita bersikap rendah hati di hadapan Tuhan seperti penjahat yang mengakui dosa-dosanya dan mohon rahmat pengampunan atas dosa-dosanya kepada Yesus?

 

Ratusan umat datang membawa bunga dan lilin. Rumusan berkat lilin dalam buku Aneka Pemberkatan terbitan kanisius 1985 dengan sedikit gubahan,”Ya Allah Bapa yang maha baik, Bapa terang sejati. Engkau telah mengutus Putera-Mu ke dunia supaya menjadi cahaya para bangsa. Sudilah memberkati lilin ini supaya lilin yang kami pasang dan kami nyalakan di kuburan sanak saudara-saudari kami, nyalanya mengingatkan kami akan Yesus Kristus, Cahaya Sejati yang menerangi setiap hati, dan dengan demikian kami dan sanak saudara-saudari kami yang telah Engkau panggil ke hadirat-Mu dijauhkan dari kegelapan budi dan kegelisahan hati serta Engkau tuntun menuju ke Jalan-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.”

 

Sedangkan berkat bunga dengan mengacu dari skema dari buku yang sama, “Ya Allah Bapa yang maha rahim, kami tahu bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi dibongkar, Engkau telah menyediakan suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Kemah kami di bumi ini seperi bunga bersifat sementara. Engkau berjanji bahwa barang siapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Kami percaya bahwa sanak saudari kami sudah menerima anugerahMu, mendiami kemah yang telah Engkau sediakan bagi mereka yang percaya kepada-Mu. Maka kami mohon sudilah Engkau memberkati bunga-bunga ini. Semoga bunga-bunga ini berguna untuk meneguhkan iman kami dan menjadi sarana pengungkapan cinta kami kepada-Mu dan kepada sanak saudara-saudari yang telah berpulang dalam kerahimanMu, dan berkatMu senantiasa menaungi mereka yang mempergunakannya. Demi keluhuran namaMu, kini dan sepanjang masa. Amin.

 

Hidup adalah fana. Bunga itu menjadi lambang kehidupan manusia yang fana. Namun demikian kita meyakini bahwa juga ada yang baka. Orang beriman mempunyai harapan bahwa setelah yang fana ini dibongkar, dia bangkit bersatu dengan Bapa di surga untuk menempati kediaman abadi di surga. Apakah kita telah siap sekiranya kemah kita dibongkar setiap waktu oleh Tuhan?  

 

 

Berkatilah kami Tuhan, Bila kami Tidur

 

Wisma, 25 Oktober 2008

 

Pastor kalau ada waktu tolong tengok ibu Liandra di rumah sakit baktiwara Pangkalpinang Bangka, SMS dari rekan imam dan mas Joko. Juga permintaan lisan dan melalui telpon dari beberapa umat beriman 4 hari yang lalu.

 

Pukul 0930 wib minyak suci dan buku doa dimasukkan kedalam pelastik. Motor melaju dari keuskupan ke rumah sakit baktiwara 10 menit. “Sebelum tiba di tempat, kau masih bertahan.”

 

Di ruang gawat darurat dokter dan perawat berjuang membantu menggenjot jantung. Pihak keluarga berdiri mengelilingi tubuh terbujur kaku. Suami memeluk dan membisiki si isteri dari samping ranjang.

 

“Tolong berilah dia sakramen perminyakan pastor!”  saya mertua dari bapak Joko.

 

“Apakah selama dia di Ruang Gawat Darurat, dia belum diberi sakramen perminyakan.?”

 

“Dia sudah pernah diberi sakramen peminyakan. Apakah sakramen perminyakan tidak boleh diberikan 2 X?” Tanya ibu Liandra.

 

“Boleh. Silahkan anda minta ijin kepada dokter. Kalau beliau mengijinkan, maka kita segera beri sakramen perminyakan.”

 

Mertua Joko segera menghubungi dokter. Dokter menoleh kearah pastor. Dia mengangguk-angguk pertanda menginjinkan doa untuk Liandra.

 

Dalam nama bapa dan putera dan roh kudus. Amen.

 

Semoga damai Tuhan beserta saudari sekalian.

 

Sekarang dan selama-lamanya.

 

Imam mereciki air suci sambil berujar,”semoga air suci ini mengingatkan saudari akan pembaptisan yang telah saudari terima dan akan Yesus Kristus, yang telah menebus kita dengan penderitaan dan kebangkitanNya..

 

Amen

 

Mari kita mengakui bahwa kita orang berdosa sambil mohon pengampunan dari Tuhan agar kita layak merayakan upacara suci ini.

 

Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

 

Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal. Amin.

 

Marilah kita mengucapkan pujian syukur kepada Allah yang telah memberikan kita minyak kudus ini sebagai lambang kelimpahan rahmatNya:

 

Terpujilah Engkau, Allah Bapa yang Mahakuasa, karena Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia guna menolong dan menyelamatkan kami. Kami memuliakan dia.

 

Terpujilah Engkau, Allah Putera yang tunggal, karena Engkau telah menerima hidup yang hina ini seperti kami manusia, supaya menyembuhkan segala kesakitan kami. Kami memuliakan Dikau.

 

Terpujilah Engkau, Allah Roh Kudus, Engkau adalah penolong kami; karena Engkau menguatkan tubuh kami yang lemah dengan dayaMu yang lestari. Kami memuliakan Dikau.

 

Ya Tuhan, anugerahkanlah kepada hambaMu yang kami urapi dengan minyak kudus ini kekuatan dalam iman , keringanan dalam penderitaannya, dan tabahkanlah hatinya di dalam kelemahannya. Dengan pengantaraan kristus Tuhan kami. Amen.

 

Imam mengurapi dahi dankedua telapak tangan pasien dengan minyak suci sambil berdoa. “semoga karena pengurapan suci ini Allah yang maha rahim menolong saudari dengan kekuatan roh kudus. Amen.”

 

Semoga Tuhan memebebaskan saudari dari dosa, ditabahkan dalam penderitaan dan diselamatkan. Amin.

 

Allah, Bapa maha pengasih dan penyayang, Engkau mengetahui maksud baik setiap manusia. ENgkau selalu mengampuni dosa dan tak menolak seorangpun yang meminta kepadaMu. Tunjukkanlah belaskasihMu kepada saudari Liandra dalam menghadapi akhir hidupnya. Semoga ia mendapat kekuatan oleh pengurapan suci yang telah diterimakan kepadanya, dibantu doa-doa yang timbul dari iman kami. Sudilah menghapuskan dosa-dosanya dan berikanlah dia anugerah cintaMu. Dengan perantaraan Kristus PuteraMu yang mengalahkan maut dan yang telah membukakan kami gerbang menuju hidup yang kekal, sebab Dialah yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

 

10 X salam maria, 1 X Bapa Kami

 

10 X salam Maria, 1 X Bapa Kami

 

Di 20 X salam maria, dokter menyatakan selesai.

 

“Allah memberi, Allah mengambil. Terpujilah nama Tuhan.”

 

Dokter memerintahkan kepada perawat untuk mencabut beberapa selang di tubuh Liandra. Seluruh keluarga menangis berpelukan. Pastor memberkati jenasah dan menutup berkat. Semoga Allah yang maha kuasa membimbing, melindungi, dan memberkati kalian dalam nama bapa dan putera dan roh kudus. Amin.

 

Pastor meninggalkan ruang gawat darurat. “Hidup adalah misteri. Kapan Dia mengambil nyawa kita, kita tidak mengetahui dengan tepat. Pergilah dalam damai saudari ke pangkuan Bapa.”